Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.IP., M.H.,
Jeritanrakyat, METRO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.IP., M.H., melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Metro, Selasa (14/7) kemarin.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan dengan prinsip edukatif, humanis, aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan perundungan.
Dalam monitoring tersebut, Agus menegaskan bahwa MPLS merupakan momen penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, tenaga pendidik, dan berbagai kegiatan yang akan dijalani selama di SMPN 3 Metro.
“MPLS yang dirancang dengan baik akan membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan baru. Harapannya mereka bisa mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman, percaya diri, dan penuh semangat,” terangnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa tujuan MPLS tidak hanya sebatas pengenalan fisik sekolah. Nilai-nilai karakter menjadi fokus utama yang harus ditanamkan sejak hari pertama.
“Nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, sopan santun, kerja sama, toleransi, kepedulian, dan saling menghormati harus mulai dibangun dari awal. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berintegritas,” tegasnya.
Perhatian khusus juga diberikan pada upaya pencegahan bullying. Agus meminta SMPN 3 Metro menjadi tempat yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi semua peserta didik.
“Tidak boleh ada perundungan dalam bentuk apa pun, baik fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Seluruh warga sekolah punya tanggung jawab menciptakan lingkungan yang menghargai perbedaan dan menjunjung nilai kemanusiaan,” katanya.
Ia mengajak guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua untuk bersama membangun budaya sekolah yang positif melalui komunikasi yang baik, empati, dan kepedulian. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah membentuk karakter peserta didik yang berintegritas dan mampu hidup harmonis di masyarakat.
Kegiatan monitoring berlangsung lancar dan antusias. Terlebih, Disdibud juga berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, panitia MPLS, serta peserta didik baru untuk memberikan motivasi. Ia mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMPN 3 Metro yang dinilai tertib, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Dengan sinergi pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, diharapkan MPLS di SMPN 3 Metro dapat menjadi contoh pelaksanaan yang berkualitas dan ramah anak. Tujuannya adalah melahirkan generasi muda Kota Metro yang berkarakter, berprestasi, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (**)
Reporter : Hermansyah/Din
Editor : Almahyra
