Foto : Walikota Metro, Bambang Semangati Ribuan Anak PAUD dan TK Meriahkan Puncak Hari Anak Nasional ke-42.
Jeritanrakyatnews.com – METRO Ribuan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Metro mengikuti Senam Sehat Anak Indonesia Hebat dalam rangka puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Metro Tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” tersebut dipusatkan di Taman Merdeka Kota Metro, Kamis (23/7/2026).
Puncak peringatan HAN dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, jajaran Pemerintah Kota Metro, Forum Anak Kota Metro, para guru, orang tua, serta berbagai elemen masyarakat.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya lomba lego bagi anak PAUD, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, Kampung Dongeng, penyampaian Suara Anak Kota Metro Tahun 2026, pertunjukan seni dan kreativitas anak, penyerahan simbolis akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), serta Gerakan Makan Telur dan Minum Susu Bersama sebagai upaya pencegahan stunting.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa Hari Anak Nasional harus menjadi momentum kebahagiaan bagi anak sekaligus mempererat hubungan antara anak dan orang tua.

“Mudah-mudahan kita yang hari ini berkumpul, terutama para orang tua yang mendampingi anak-anaknya, merasa bahagia. Hari Anak Nasional ini menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi anak-anak karena mereka mendapatkan perhatian penuh dari orang tua dan kita semua,” ujar Bambang.
Ia berharap seluruh anak di Kota Metro dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing melalui dukungan keluarga, sekolah, serta lingkungan yang kondusif sebagai modal mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, Helmy Zain, menegaskan bahwa HAN bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pemenuhan hak-hak anak.
“Setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi dalam pembangunan,” kata Helmy.
Ia mengajak seluruh pihak memastikan anak tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, diskriminasi, NAPZA, maupun praktik perkawinan anak.
Helmy menambahkan, Pemkot Metro terus memperkuat perlindungan anak melalui berbagai program, seperti edukasi perlindungan anak, pencegahan perkawinan anak, penguatan kualitas pengasuhan keluarga melalui PUSPAGA Gaharu dan Omah Peluk, layanan inklusif bagi anak penyandang disabilitas, pengembangan ruang publik ramah anak, hingga pelestarian budaya lokal.
Pihaknya juga mengapresiasi lima aspirasi yang disampaikan Forum Anak Kota Metro, yang meliputi penguatan edukasi pencegahan perundungan, bahaya NAPZA, pencegahan perkawinan anak, penguatan pola pengasuhan positif, perluasan kesempatan bagi anak disabilitas, penambahan ruang publik ramah anak berbasis budaya lokal, serta peningkatan kepedulian terhadap penyandang disabilitas melalui pelatihan bahasa isyarat dan huruf Braille.
Di kesempatan yang sama, Kepala DP3AP2KB Kota Metro, Silfia Naharani, melaporkan bahwa rangkaian HAN ke-42 telah berlangsung sejak 10 Juni hingga 23 Juli 2026 secara kolaboratif bersama perangkat daerah, instansi vertikal, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, media massa, Forum Anak, dan mitra pembangunan lainnya.
Rangkaian pra-puncak meliputi monitoring dan evaluasi PUSPAGA Omah Peluk, bimbingan teknis Konvensi Hak Anak, talkshow bersama TP PKK, One Day for Children, Karnaval Sehat, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak, hipnomotivasi belajar, bimbingan remaja usia sekolah, pemeriksaan kesehatan anak di sekolah, hingga Jejak Kreatif Anak Indonesia berupa lomba public speaking, video kreatif, dan poster digital.
Menurut Silfia, seluruh rangkaian bertujuan untuk meningkatkan kepedulian pemangku kepentingan terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, mendorong partisipasi anak melalui Suara Anak, memperkuat sinergi menuju Kota Layak Anak, serta meningkatkan kesadaran pentingnya pemenuhan gizi anak untuk pencegahan stunting. (Advertorial)
Reporter : Hermansyah
Editor : Almahyra
